Cerpen

Dia dan Diantara Mereka (˘̯˘)

Aman, dia cowok tanpan, keren, cuek di kelasku. Banyak wanita yang menyukainya, begitupun aku. Dulu saat pertama kenal rasa itu hanya biasa saja, mungkin begitu juga dengan teman2ku yang menyukainya. Tak lama, mengapa rasa itu datang kembali?dan sama seperti halnya dengan temanku. Saat dikelasku ditugaskan membuat hasil kreasi, disitulah aku merasakannya, mungkin bisa di bilang rasa suka padanya. Tatapannya yg begitu tajam membuatku terpikat. Apa ini yg dinamakan Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama?mungkin iya.
Tapi aku berfikir "apa mungkin aku dapat mendapatkan dia?dekat saja belum tentu" ujarku dalam hati. Banyak wanita di kelasku yg tergila2 padanya, tak mungkin kan aku tiba2 mendekatkan diri kepadanya. Pasti mereka marah padaku. Aku hanya bisa terdiam dan memendam rasa ini. Mungkin saja dia bisa tau, tapi itu hanya MUNGKIN! 
Waktu berjalan cepat, ketika kelasku sedang latihan untuk kreasi kelas. Aku latihan bersama teman2ku, tanpa memikirkan dia. Di skenario tugas kreasi kelas aku mendapatkan peran dekat dengan dia, mungkin sempil2 aku bisa merasakan dekat dengannya. Rasa hati begitu senang ketika latihan berlangsung, dan aku ingin rasanya ini bisa terjadi di kehidupan nyataku bisa dekat terus dengannya. Tapi ini hanyalah impianku belaka saja! 
Tiba2 temanku menghampiriku ia berkata "kamu jangan terlalu dekat dengannya ia, kamu taku kan aku suka sakit hati bila ada cewe yg dekat dengannya. cuman kamu yg bisa ngerti aku, tolong ya!", seketika aku terdiam mengapa ini harus terjadi?bukan kah kita sama2 suka?seharusnya kita sama2 mengerti posisi kita, dan mengerti juga dengan perasaanku. Dalam hatiku "Aku dekat dengannya hanya sebagai skenario belaka dalam sebuah cerita saja, tidak real! aku hanya ingin kerja prefesional saja, tak bermaksud untuk membuat iri kepada cewe2 yang suka padanya. Aku juga ingin nyata bisa dekatnya, tolong kita sama2 mengerti lah perasaan satu sama lain" 
Tak lama latihan pun kembali berlanjut, ketika adegan aku dengannya aku mulai jaga jarak padanya. Karena aku tak ingin ada perasaan temanku yang terluka. Mungkin aku merasakan sedih, tapi tak apa aku menghargai perasaan temanku juga.
Esok hari entah mengapa aku sangat bersemangat untuk ke sekolah, hehe mungkin karna dia. Rasanya ingin sekali aku cepat tiba disekolah. Setiba aku disekolah aku mencari dia, tapi tak ada. Aku mulai sedih, dan aku mencoba untuk senang dengan cara bermain bersama temanku dikelas. Tak lama dia datang, sungguh hati merasa melayang sekali ketika mata melihatnya! Ya Tuhan rasanya senang sekali melihatnya. Tapi tetap dia tetap cuek, yap dia mungkin ga peka. Dengan asiknya dia memainkan game, tak sadar dari jauh aku melihat dia terus. Tak apa, melihatnya pun aku udah merasa senang, tapi lebih senang lagi aku bisa dekat dengannya terus. Semoga kamu bisa tau isi hati ini:') amin...

1 komentar: